Pengertian
Sejarah Peradaban Islam
A. Pengertian
Sejarah
Kata sejarah berasal dari kata bahasa Arab
“syajaratun”, artinya pohon. Apabila di gambarkan secara sistematik, sejarah
hampir sama dengan pohon, memilki cabang dan ranting, bermula dari sebuah
bibit, kemudian tumbuh dan berkembang, lalu layu dan tumbang. Seirama dengan
kata sejarah adalah silsilah, kisah, hikayat yang berasal dari bahasa Arab.
Sejarah
dalam dunia Barat disebut histoire
(Perancis), historie (Belanda), dan history (Inggris), berasal dari bahasa
Yunani, istoria yang berarti ilmu. Menurut definisi yang umum, kata history
berarti “masa lampau umat manusia”. Dalam bahasa Jerman disebut geschichte, berasal dari kata geschehen yang berarti terjadi.
Sedangkan dalam bahasa Arab disebut Tarikh,
berasal dari akar kata ta’rikh dan taurikh
yang berarti pemberitahuan tentang waktu dan kadangkala kata tarikhus syai’i menunjukkan arti pada tujuan dan masa berakhirnya suatu
peristiwa. Dalam pengertian lain, sejarah adalah catatan berbagai peristiwa
yang terjadi pada masa lampau (events in
the past). Dalam pengertian yang
lebih seksama sejarah adalah kisah dan peristiwa masa lampau umat manusia.
Adapun Definisi sejarah menurut pendapat beberapa ahli yang
dapat dipaparkan adalah sebagai berikut:
a. Sejarawan
muslim Ibnu Khaldun mendefinisikan, sejarah adalah catatan tentang masyarakat
umat manusia atau peradaban dunia; tentang perubahan-perubahan yang terjadi
pada watak masyarakat, seperti keliaran, keramah-tamahan, dan solidaritas
golongan; tentang revolusi dan pemberontakan oleh segolongan rakyat melawan
golongan yang lain dengan akibat timbulnya kerajaan-kerajaan dan negara-negara,
dengan tingkat bermacam-macam; tentang bermacam-macam kegiatan dan kedudukan
orang, baik untuk mencapai penghidupannya, maupun dalam bermacam-macam cabang
ilmu pengetahuan dan pertukangan; dan pada umumnya, tentang segala perubahan
yang terjadi dalam masyarakat karena watak masyarakat itu sendiri”
b. Adapun
menurut Sidi Gazalba, sejarah adalah gambaran masa lalu tentang manusia dan
sekitarnya sebagai makhluk sosial, yang di susun secara ilmiah dan lengkap,
meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi
pengertian dan kepahaman tentang apa yang telah berlalu itu.[i]
c. Menurut
Bauer, Sejarah ialah suatu ilmu pengetahuan yang berikhtiar untuk melukiskan
dan dengan penglihatan yang simpatik menjelaskan fenomena kehidupan sepanjang
terjadi perubahan karena adanya hubungan antara manusia terhadap masyarakatnya.
Melihat dampaknya pada masa-masa berikutnya atau yang berhubungan dengan
kualitas mereka yang khas dan berkonsentrasi pada perubahan-perubahan yang
temporerdan di dalam hubungan terhadap yang tidak dapat diproduksi kembali.
d. Menurut
Brenheim, Sejarah adalah ilmu yang menyelidiki dan menceritakan fakta-fakta di
dalam waktu temporer dan di dalam hubungan dengan perkembangan umat manusia
dalam aktifitas mereka (baik individu maupun kolektif) sebagai makhluk sosial
di dalam hubungan sebab akibat.
B. Pengertian
Peradaban
Pengertian
pearadaban dalam bahasa Indonesia, kata peradaban sering kali dipahami sama
artinya dengan kebudayaan. Akan tetapi dalam bahasa inggris
terdapat perbedaan pengertian antara kedua istilah tersebut, yakni istilah
civilization untuk peradaban dan culture untuk kebudayaan. Demikian pula
dalam bahasa arab, dibedakan antara kata tsaqafah (kebudayaan), kata nadlarah
(kemajuan), dan kata tamaddun (peradaban), bahkan dalam bahasa melayu istilah
tamaddun dimaksudkan untuk menyebut keduanya. Peradaban dapat diartikan menjadi
dua: (1) proses menjadi berkeadaban, dan (2) suatu masyarakat manusia yang
sudah berkembang atau maju.[ii]
Peradaban
berasal dari kata adab yang artinya kesopanan, kehormatan, budi bahasa, etiket
dan sebagainya. Lawan dari kesopanan adalah biadab, tak tahu adat sopan-santun.
Adapun pengertian
peradaban menurut para ahli yakni sebagai berikut :
a. Menurut
ahli antropologi De Haan, peradaban diperlawankan dengan kebudayaan. Peradaban
adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan ilmu teknik. Jadi semua
bidang kehidupan untuk kegunaan praktis.
b. Kaum
humanis (pendukung De Haan) menganggap bahwa peradaban atas kehidupan rohaniah
atas kehidupan rohaniah hanya mementingkan penguasaan kehidupan sehari-hari
atau kehidupan material semata-mata, sedangkan di pihak lain hanya mementingkan
kehidupan rohaniah atau kebudayaan.
c. Seorang
sarjana lain yaitu Sedilot mengatakan bahwa peradaban adalah khazanah
pengetahuan dan kecakapan teknis yang meningkat dari angkatan ke angkatan dan
sanggup berlanjut terus.
d. Sarjana antropologi Beals dan Hoiyer
mengatakan bahwa peradaban (civilization)
sama dengan kebudayaan apabila dipandang dari segi kualitasnya, tetapi berbeda
dalam kuantitas, isi dan kompleks pola-polanya.
e. Menurut
Prof. DR. Koentjaraningrat, bahwa dalam dunia ilmiah juga ada kata “Peradaban” di samping “Kebudayaan” seperti juga kata civilization di samping culture. Paham peradaban
adalah bagian-bagian dari kebudayaan yang halus dan indah, seperti kesenian,
ilmu pengetahuan dan sebagainya.[iii]
f. Menurut
Ibnu Khaldun, peradaban adalah kondisi normal suatu masyarakat yang menjadi
tambahan kebutuhan pokok berupa pembangunan. Peningkatan itu berbeda-beda
menurut perbedaan kelapangan hidup. Perbedaan umat, baik banyak maupun sedikit
tergantung pada sudut perbedaan yang tidak terbatas.[iv]
C. Sejarah
Peradaban Islam
Dari
pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian sejarah peradaban islam
adalah keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan peradaban islam dari
waktu ke waktu ke waktu lain, sejak zaman lahirnya islam sampai sekarang.
Cabang ilmu yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan peradaban
islam, baik dari segi ide dan konsepsi maupun segi institusi dan
operasionalisasi sejak zaman Nabi Muhammad sampai sekarang.
Allah telah menurunkan
Al-Qur’an untuk meluruskan dengan
petunjuknya arah perjalanan kehidupan manusia. Di dalamnya terkandung rahasia
peradaban Islam dan keagungannya, sebagaimana yang terkandung dalam surah
Al-Israa’:9 :
Artinya : “Sesungguhnya Al-Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan)
yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan
amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar”[v]
D.
Kesimpulan
Dari pendapat di atas dapat saya simpulkan bahwa pengertian
dari sejarah peradaban islam adalah tahap-tahap
perkembangan agama islam mulia dari segi
kehidupan sosial, politik, ekonomi, hingga
ilmu pengetahuan sejak lahirya agama islam sampai sekarang.
Sebagaimana
yang dijelaskan dalam QS. Ali Imran:164 :
Artinya : “Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al-kitab dan Al-hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan) nabi itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata”


Tidak ada komentar:
Posting Komentar