Sabtu, 03 Desember 2016

Sejarah Peradaban Islam


Pengertian Sejarah Peradaban Islam
A.    Pengertian Sejarah
Kata sejarah berasal dari kata bahasa Arab “syajaratun”, artinya pohon. Apabila di gambarkan secara sistematik, sejarah hampir sama dengan pohon, memilki cabang dan ranting, bermula dari sebuah bibit, kemudian tumbuh dan berkembang, lalu layu dan tumbang. Seirama dengan kata sejarah adalah silsilah, kisah, hikayat yang berasal dari bahasa Arab.
Sejarah dalam dunia Barat disebut histoire (Perancis), historie (Belanda), dan history (Inggris), berasal dari bahasa Yunani, istoria yang berarti ilmu. Menurut definisi yang umum, kata history berarti “masa lampau umat manusia”. Dalam bahasa Jerman disebut geschichte, berasal dari kata geschehen yang berarti terjadi. Sedangkan dalam bahasa Arab disebut Tarikh, berasal dari akar kata ta’rikh dan taurikh yang berarti pemberitahuan tentang waktu dan kadangkala kata tarikhus syai’i menunjukkan arti pada tujuan dan masa berakhirnya suatu peristiwa. Dalam pengertian lain, sejarah adalah catatan berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lampau (events in the past).  Dalam pengertian yang lebih seksama sejarah adalah kisah dan peristiwa masa lampau umat manusia.
Adapun Definisi sejarah menurut pendapat beberapa ahli yang dapat dipaparkan adalah sebagai berikut:
a.       Sejarawan muslim Ibnu Khaldun mendefinisikan, sejarah adalah catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia; tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat, seperti keliaran, keramah-tamahan, dan solidaritas golongan; tentang revolusi dan pemberontakan oleh segolongan rakyat melawan golongan yang lain dengan akibat timbulnya kerajaan-kerajaan dan negara-negara, dengan tingkat bermacam-macam; tentang bermacam-macam kegiatan dan kedudukan orang, baik untuk mencapai penghidupannya, maupun dalam bermacam-macam cabang ilmu pengetahuan dan pertukangan; dan pada umumnya, tentang segala perubahan yang terjadi dalam masyarakat karena watak masyarakat itu sendiri”
b.      Adapun menurut Sidi Gazalba, sejarah adalah gambaran masa lalu tentang manusia dan sekitarnya sebagai makhluk sosial, yang di susun secara ilmiah dan lengkap, meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan kepahaman tentang apa yang telah berlalu itu.[i]
c.       Menurut Bauer, Sejarah ialah suatu ilmu pengetahuan yang berikhtiar untuk melukiskan dan dengan penglihatan yang simpatik menjelaskan fenomena kehidupan sepanjang terjadi perubahan karena adanya hubungan antara manusia terhadap masyarakatnya. Melihat dampaknya pada masa-masa berikutnya atau yang berhubungan dengan kualitas mereka yang khas dan berkonsentrasi pada perubahan-perubahan yang temporerdan di dalam hubungan terhadap yang tidak dapat diproduksi kembali.
d.      Menurut Brenheim, Sejarah adalah ilmu yang menyelidiki dan menceritakan fakta-fakta di dalam waktu temporer dan di dalam hubungan dengan perkembangan umat manusia dalam aktifitas mereka (baik individu maupun kolektif) sebagai makhluk sosial di dalam hubungan sebab akibat.
B.     Pengertian Peradaban
Pengertian pearadaban dalam bahasa Indonesia, kata peradaban sering kali dipahami sama artinya dengan kebudayaan. Akan tetapi dalam bahasa inggris terdapat perbedaan pengertian antara kedua istilah tersebut, yakni istilah civilization untuk peradaban dan culture untuk kebudayaan. Demikian pula dalam bahasa arab, dibedakan antara kata tsaqafah (kebudayaan), kata nadlarah (kemajuan), dan kata tamaddun (peradaban), bahkan dalam bahasa melayu istilah tamaddun dimaksudkan untuk menyebut keduanya. Peradaban dapat diartikan menjadi dua: (1) proses menjadi berkeadaban, dan (2) suatu masyarakat manusia yang sudah berkembang atau maju.[ii]

Peradaban berasal dari kata adab yang artinya kesopanan, kehormatan, budi bahasa, etiket dan sebagainya. Lawan dari kesopanan adalah biadab, tak tahu adat sopan-santun.
Adapun pengertian peradaban menurut para ahli yakni sebagai berikut :
a.       Menurut ahli antropologi De Haan, peradaban diperlawankan dengan kebudayaan. Peradaban adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan ilmu teknik. Jadi semua bidang kehidupan untuk kegunaan praktis.
b.      Kaum humanis (pendukung De Haan) menganggap bahwa peradaban atas kehidupan rohaniah atas kehidupan rohaniah hanya mementingkan penguasaan kehidupan sehari-hari atau kehidupan material semata-mata, sedangkan di pihak lain hanya mementingkan kehidupan rohaniah atau kebudayaan.
c.       Seorang sarjana lain yaitu Sedilot mengatakan bahwa peradaban adalah khazanah pengetahuan dan kecakapan teknis yang meningkat dari angkatan ke angkatan dan sanggup berlanjut terus.
d.       Sarjana antropologi Beals dan Hoiyer mengatakan bahwa peradaban (civilization) sama dengan kebudayaan apabila dipandang dari segi kualitasnya, tetapi berbeda dalam kuantitas, isi dan kompleks pola-polanya.
e.       Menurut Prof. DR. Koentjaraningrat, bahwa dalam dunia ilmiah juga ada kata “Peradaban” di samping “Kebudayaan” seperti juga kata civilization di samping culture. Paham peradaban adalah bagian-bagian dari kebudayaan yang halus dan indah, seperti kesenian, ilmu pengetahuan dan sebagainya.[iii]
f.       Menurut Ibnu Khaldun, peradaban adalah kondisi normal suatu masyarakat yang menjadi tambahan kebutuhan pokok berupa pembangunan. Peningkatan itu berbeda-beda menurut perbedaan kelapangan hidup. Perbedaan umat, baik banyak maupun sedikit tergantung pada sudut perbedaan yang tidak terbatas.[iv]

C.     Sejarah Peradaban Islam
Dari pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa pengertian sejarah peradaban islam adalah keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan peradaban islam dari waktu ke waktu ke waktu lain, sejak zaman lahirnya islam sampai sekarang. Cabang ilmu yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan peradaban islam, baik dari segi ide dan konsepsi maupun segi institusi dan operasionalisasi sejak zaman Nabi Muhammad sampai sekarang.
Allah telah menurunkan Al-Qur’an untuk  meluruskan dengan petunjuknya arah perjalanan kehidupan manusia. Di dalamnya terkandung rahasia peradaban Islam dan keagungannya, sebagaimana yang terkandung dalam surah Al-Israa’:9 :




Artinya : Sesungguhnya Al-Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar”[v]
D.    Kesimpulan
Dari pendapat di atas dapat saya simpulkan bahwa pengertian dari sejarah peradaban islam adalah  tahap-tahap perkembangan agama islam mulia dari  segi  kehidupan sosial, politik, ekonomi, hingga ilmu pengetahuan sejak lahirya agama islam sampai sekarang.
Sebagaimana yang dijelaskan dalam QS. Ali Imran:164 :


Artinya : “Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al-kitab dan Al-hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan) nabi itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata”




[i] Samsul Munir Amin, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Amzah, 2013, h. 1-3.
[ii] Ibid.
[iii] Rohiman Notowidagdo, Ilmu Budaya Dasar Berdasarkan pada Al-qur’an dan Hadits, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2002, h. 31
[iv] Raghib As-Sirjani, Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia, Jakarta: Mu’asasah Iqra, 2011,h. 4
[v] Samsul Munir Amin, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Amzah, 2013, h.3.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar